Anomali Cuaca Awal Tahun: Mengenal Fenomena CENS, Booster Hujan di Pulau Jawa

16 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Mengenal Fenomena CENS, Booster Hujan di Pulau Jawa Ilustrasi--Pengendara sepeda motor menerobos hujan di kawasan Senopati, Jakarta, Jumat (14/3/2025).(ANTARA/Sulthony Hasanuddin)

PUNCAK musim hujan di awal tahun ini menunjukkan karakter yang berbeda dari biasanya. Intensitas hujan yang tinggi di sejumlah wilayah, terutama di Pulau Jawa, memicu berbagai dampak mulai dari banjir, angin kencang, hingga penurunan suhu udara yang signifikan.

Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Sonni Setiawan, SSi, MSi, mengungkapkan bahwa kondisi ini merupakan hasil interaksi kompleks berbagai dinamika atmosfer. 

Meski secara umum mengikuti pola Monsun Asia, frekuensi hujan kali ini terasa jauh lebih intens.

Berdasarkan pengamatan citra satelit dan data cuaca harian, Sonni mengidentifikasi adanya faktor penguat yang mengamplifikasi curah hujan tersebut. Faktor tersebut adalah fenomena Cross Equatorial North Surge (CENS).

"Berdasarkan pola-pola yang saya peroleh dari data pengamatan, saya menduga adanya faktor lain yang memperkuat curah hujan monsun, yaitu fenomena CENS," jelas Sonni.

Mekanisme Terbentuknya Awan Tebal

CENS merupakan pergerakan massa udara dingin dari wilayah Tiongkok Selatan yang mampu melintasi garis ekuator hingga mencapai wilayah Indonesia. 

Saat massa udara dingin dan kering ini bertemu dengan udara tropis yang hangat serta lembap, terjadi proses penyesuaian menuju keseimbangan termal.

Proses inilah yang memicu pendinginan uap air dan kondensasi massal. 

"Proses kondensasi ini menghasilkan awan-awan yang lebih banyak. Akibatnya, sinar matahari sulit mencapai permukaan bumi, sehingga udara di antara permukaan dan dasar awan mengalami pendinginan," ungkapnya. 

Inilah alasan mengapa masyarakat merasakan suhu udara yang lebih dingin meski berada di musim hujan.

Efek 'Blocking' Siklon Tropis

Kondisi cuaca saat ini dinilai memiliki kemiripan dengan peristiwa banjir besar di Semarang pada Februari 2021. Berdasarkan pantauan terkini, Pulau Jawa tertutup awan tebal karena aliran CENS dari utara masih sangat aktif.

Kondisi ini diperparah dengan keberadaan siklon tropis di tenggara Pulau Jawa, tepatnya di dekat Australia. Keberadaan siklon ini justru memperburuk keadaan karena menghambat pergerakan massa udara.

"Kehadiran siklon tropis di tenggara Pulau Jawa dekat Australia tampak membloking CENS sehingga awan awan banyak terbentuk lebih banyak dari biasanya," pungkas Sonni.

Kombinasi antara Monsun Asia, fenomena CENS, dan hambatan dari siklon tropis ini berpotensi meningkatkan risiko cuaca buruk, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah Jawa Timur bagian selatan. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi serta menjaga kondisi kesehatan di tengah anomali suhu ini. (Z-1)

Read Entire Article