AS Tingkatkan Tekanan Militer, Trump Desak Iran Berunding Nuklir

15 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
AS Tingkatkan Tekanan Militer, Trump Desak Iran Berunding Nuklir PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump.(Dok. US Embassy Jordan)

KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran untuk kembali ke meja perundingan nuklir atau hadapi aksi militer yang jauh lebih destruktif dibandingkan serangan tahun lalu.

Peringatan ini disampaikan seiring pergerakan armada tempur Angkatan Laut AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, yang dilaporkan telah memasuki perairan strategis kawasan tersebut. Langkah ini dinilai sebagai taktik "tekanan maksimum" jilid dua untuk memaksa Iran menyepakati perjanjian nuklir baru yang "adil dan merata".

Melalui platform Truth Social, Rabu (28/1), Trump menegaskan bahwa kesabaran Washington menipis. Ia mengisyaratkan bahwa opsi militer bukan sekadar gertakan, terutama setelah rezim Iran melakukan penindasan brutal terhadap gelombang protes anti-pemerintah yang menelan ribuan korban jiwa.

"Waktu hampir habis," tulis Trump. Ia memperingatkan bahwa jika Teheran menolak berunding, serangan berikutnya akan "jauh lebih buruk" daripada operasi militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran yang terjadi tahun lalu.

Meski demikian, sumber di lingkaran dalam Gedung Putih menyebutkan bahwa Trump masih mempertimbangkan opsi diplomatik. "Saya lebih memilih tidak terjadi apa pun, tetapi kami memantau mereka dengan sangat cermat," ujar Trump, Jumat lalu, sembari mengonfirmasi pergerakan kapal perang AS untuk langkah antisipasi.

Teheran Siapkan "Badai" Balasan

Merespons ancaman tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran dalam kondisi siaga penuh. Teheran memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap wilayah udara atau perairan Iran akan dibalas dengan kekuatan yang "mengguncang Timur Tengah".

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menambahkan bahwa tidak ada negosiasi langsung yang terjadi saat ini. "Jika mereka mengeklaim ingin bernegosiasi, mereka harus berhenti membuat ancaman," tegasnya melalui platform X.

Di pusat kota Teheran, sentimen anti-AS dikobarkan melalui propaganda visual. Sebuah poster raksasa setinggi empat lantai di Lapangan Enghelab menampilkan ilustrasi kapal induk AS yang hancur dengan tulisan: "Jika Anda menabur angin, Anda akan menuai badai."

Kesiapan Militer dan Posisi Sekutu Regional

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa latihan tempur Angkatan Udara AS sedang berlangsung untuk memastikan kemampuan serangan cepat ("rapid deployment") dengan jejak logistik minimal. Namun, operasi ini menghadapi tantangan geopolitik.

Sekutu AS di Teluk, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), telah menegaskan penolakan mereka untuk mengizinkan wilayah udaranya digunakan sebagai landasan serangan terhadap Iran. UEA bahkan menyatakan tidak akan memberikan dukungan logistik untuk operasi ofensif tersebut, meskipun menjadi tuan rumah bagi pangkalan pasukan AS.

Pihak Terlibat Posisi & Tindakan (Januari 2026)
Amerika Serikat Mengerahkan USS Abraham Lincoln; Menuntut negosiasi nuklir via ancaman militer.
Iran Menolak negosiasi di bawah tekanan; Mengancam balasan masif; Meningkatkan retorika pertahanan.
Uni Eropa Membahas penetapan IRGC sebagai organisasi teroris; Menyiapkan sanksi tambahan.
Arab Saudi & UEA Menolak wilayahnya dijadikan basis serangan AS ke Iran (Netralitas Strategis).

Tekanan Eropa dan Isu HAM

Eskalasi ini tidak hanya terjadi di ranah militer. Di Brussels, Uni Eropa (UE) menghadapi desakan kuat untuk memasukkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke dalam daftar organisasi teroris. Langkah ini didorong oleh laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS, yang menyebut lebih dari 5.800 demonstran tewas sejak protes dimulai akhir bulan lalu.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, dan Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, dijadwalkan bertemu Kamis ini untuk mematangkan sanksi baru. "Penderitaan warga sipil Iran akibat penindasan terbaru menuntut respons tegas dari komunitas internasional," ujar Tajani.

Situasi ini menempatkan stabilitas global di ujung tanduk, dengan pasar energi dan ekonomi dunia memantau ketat setiap pergerakan di Selat Hormuz.

Read Entire Article