Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASEAN Kao Kim Hourn optimistis Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara ASEAN dan Kanada dapat diteken pada tahun ini di bawah Keketuaan Filipina.
“Kami tidak ingin menunggu hingga tahun depan. Oleh karena itu, pada masa Keketuaan Filipina, kami berharap perjanjian ini dapat difinalisasi dan ditandatangani dalam tahun ini,” kata Sekjen Kao di Sekretariat ASEAN Jakarta, Rabu.
Sekjen Kao menyampaikan bahwa hubungan dialog antara ASEAN dan Kanada telah terbentuk sejak 1977 dan akan memperingati perayaan 50 tahun pada 2026.
Negosiasi mengenai FTA pun telah berlangsung sejak 2021 dengan ASEAN saat itu merupakan mitra dagang barang terbesar keempat Kanada.
Mengutip laman resmi Kementerian Perdagangan Indonesia, Pertemuan Komite Perundingan FTA ASEAN-Kanada telah mencapai 15 kali pertemuan dengan pertemuan terakhir berlangsung pada September 2025 di Bangkok, Thailand. Kanada dan ASEAN pun berkomitmen untuk menyelesaikan negosiasi sesegera mungkin.
“Kerja sama ini telah berlangsung cukup lama. Hingga tahun lalu, kami memutuskan untuk beralih dari pertemuan negosiasi secara virtual ke pertemuan tatap muka. Oleh karena itu, telah berlangsung banyak pertemuan,” ucap Sekjen Kao.
Sekjen Kao menekankan bahwa baik ASEAN maupun Kanada memiliki kepentingan bersama untuk mewujudkan FTA.
Kao menilai ratifikasi FTA ASEAN-Kanada akan menguntungkan kedua belah pihak dengan Sekretariat ASEAN menginginkan lebih banyak kerja sama yang dapat dikembangkan di bidang perdagangan, pariwisata, serta konektivitas udara.
Sektor swasta melalui Canada-ASEAN Business Council, lanjutnya, juga sangat aktif dalam diskusi perundingan FTA.
“Kanada juga mencari pasar baru, dan pasar ASEAN saat ini merupakan blok perdagangan terbesar ketiga di dunia. Dengan demikian, saya cukup yakin bahwa negosiasi FTA ini dapat diselesaikan dalam tahun ini,” tegas dia.
Baca juga: SEATCA: Prevalensi perokok Indonesia masih tinggi di ASEAN
Baca juga: ASEAN sambut usulan kesepakatan baru soal kerja sama maritim
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324168/original/096678300_1755843657-20250822-Lisa_M-HEL_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4253782/original/008523100_1670476796-Jepretan_Layar_2022-12-08_pukul_12.17.44.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443761/original/078454700_1765723733-WhatsApp_Image_2025-12-14_at_9.16.12_PM.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441608/original/097173700_1765512994-Gemini_Generated_Image_u3eda8u3eda8u3ed.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220034/original/044331700_1667975023-314485225_832968064621336_442946923791092841_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5306446/original/054544500_1754390662-dongker_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388519/original/092722000_1761122784-h.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460153/original/075126300_1767237370-Jack-of-all-trades_KV_16x9_3840x2160.png)



