IPW Nilai Langkah Tepat Kapolri Kunjungi Keluarga Affan Kurniawan

22 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

INFO NASIONAL - Indonesia Police Watch menilai gerak cepat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri yang meminta maaf langsung kepada keluarga Affan Kurniawan, korban tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob adalah respon cepat dan tepat sebagai upaya untuk mencegah kemarahan publik makin membesar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Indonesia Police watch pun menyampaikan duka cita mendalam pada keluarga Affan Kurniawan pengemudi ojek online, dan seluruh komunitas pengemudi ojek online serta mendoakan almarhum husnul khotimah.

Setelah mendapat informasi awal adanya ekses unjuk rasa di DPR, Kamis, 28 Agustus 2025 dan viralnya rantis Brimob melindas pengendara ojek online (ojol) saat demo, Jenderal Listyo Sigit langsung memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk mencari dan menemui korban di rumah sakit. Jenderal Listyo Sigit juga memerintahkan Kadivpropam Polri untuk mengusut tuntas personil Brimob yang mengendarai rantis.

"Saya juga sudah perintahkan Kadiv Propam untuk tindaklanjuti dan lakukan pengusutan terhadap peristiwa yang terjadi," kata Jenderal Listyo Sigit.

Itu sebabnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim melakukan publik ekspose. Asep Edi mengakui bahwa korban tewas Affan Kurniawan meninggal dunia karena terlindas rantis Brimob saat aksi demo pada Kamis, 28 Agustus 2025. 

Adapun, Abdul Karim menyatakan bahwa Propam Polri dengan Propam Brimob telah mengamankan dan memeriksa anggota Brimob yang melindas korban Affan Kurniawan. Sebanyak 7 anggota yang ada dalam kendaraan taktis itu juga sedang diperiksa. Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J.

Saat peristiwa kematian Affan sudah ada kejelasan, Jenderal Listyo Sigit langsung mengunjungi keluarga korban di RSCM Jakarta untuk memohon maaf dan berjanji menuntaskan kasusnya sesuai permintaan keluarga yang meminta keadilan terhadap pelaku anggota Brimob. Kehadiran Jenderal Listyo Sigit bertemu keluarga Affan, untuk menenangkan dan menyejukkan orangtuanya. Langkah ini, seharusnya juga dapat menenangkan dan menyejukkan masyarakat bahwa peristiwa itu dapat ditangani dengan cepat. 

Namun, kenyataan yang terjadi, Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Metro Jaya harus bekerja keras untuk meredam anggotanya terhadap pelampiasan kemarahan masyarakat yang ditujukan kepada anggota Polri, utamanya satuan kerja Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat. Pada Jumat, 29 Agustus 2025, masyarakat melakukan perlawanan terhadap gas airmata yang dilontarkan anggota-anggota Brimob. 

Karena itu, Indonesia Police Watch (IPW) meminta kepada Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Metro Jaya untuk melarang anggotanya menembakkan gas airmata kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan komitmen Kapolda Metro bahwa penembakan gas airmata hanya melalui perintahnya. 

Saat ini yang sangat diperlukan dalam mengatasi kemarahan masyarakat adalah ditampilkannya pelaku-pelaku yang ada di rantis Brimob dalam publik ekspose yang digelar oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Juga perlunya menurunkan negosiator-negosiator dari aparat Polri yang mumpuni untuk bernegosiasi dengan kelompok-kelompok berpengaruh yang turun di jalan. 

Tindakan 7 anggota Brimob dalam mobil Rantis tersebut harus mendapat ganjaran yang berat karena tindakannya yang melanggar prosedur dan hukum tersebut selain menimbulkan korban nyawa juga telah menambah panas situasi sebenarnya dapat terkendali.

"Harapannya, kemarahan masyarakat atas kematian Affan Kurniawan dapat menurun dan masyarakat bisa mengendalikan anarkisnya. Dengan begitu maka Institusi Polri berkomitmen sesuai slogannya memang 'Pori Untuk Masyarakat'," kata Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso. (*)

Read Entire Article