Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendengarkan aspirasi masyarakat yang berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya dengan mengajak mereka masuk halaman serta membagikan lebih dari seribu paket sembako, Sabtu.
Orang nomor satu di Jawa Timur itu keluar dari Gedung Negara Grahadi dan langsung menyapa warga yang sejak siang berkerumun di sekitar lokasi.
Ia menyalami sejumlah masyarakat, bahkan memeluk mereka sembari menanyakan keluhan dan kebutuhan sehari-hari.
Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat.
Baca juga: Sultan HB X temui pendemo, ajak berdemokrasi tanpa kekerasan
Ia mengajak seluruh warga untuk tetap guyub rukun, menjaga situasi kondusif, dan saling menguatkan di tengah dinamika yang berkembang.
Selain berinteraksi langsung, Khofifah juga membuka ruang dialog untuk menampung berbagai masukan masyarakat.
Seluruh masukan tersebut, menurut dia, akan ditindaklanjuti oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Tak hanya menerima keluhan, ia juga mendapat banyak doa dari masyarakat yang berharap tetap kuat memimpin provinsi ini.
Warga yang hadir menilai langkah Khofifah menemui mereka secara langsung merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mendekatkan pemerintah kepada rakyat.
“Semoga Bu Khofifah dikasih sehat-sehat dikasih panjang umur, semua itu pasti ada jalan keluarnya, semangat Bu Khofifah, yang sabar, dibalik ini semua pasti ada kebahagiaan bagi Bu Khofifah,” ucap Novi (39), warga Tambaksari, Kota Surabaya yang sempat berbincang langsung dengan gubernur.
Baca juga: Sikapi demo, Kyai Kikin sampaikan imbauan ke pemerintah dan DPR
Baca juga: Pasukan TNI duduk di jalan sambil dengan aspirasi demonstran Kwitang
Baca juga: Pengamat dorong demo kedepankan budaya lokal jaga pariwisata Bali
Pewarta: Willi Irawan
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.